Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

HTC: Kami Tak Hanya Buat Smartphone

Written By Sepatu on Minggu, 11 Januari 2015 | 00.08

Jakarta - Action camera HTC Re adalah awal bagi perusahaan asal Taiwan itu berekspansi ke perangkat lain selain smartphone. Di CES 2015, mereka membeberkan bisnisnya di masa depan.

HTC mengungkapkan bahwa menjual smartphone bukanlah satu-satunya yang menjadi tulang punggung bagi bisnis mereka.

Smartphone hanyalah bagian kecil, setelahnya mereka akan memulai untuk menyasar perangkat lain seperti alat fitnes dan kesehatan, salah satunya adalah smartwatch. Namun yang mengejutkan adalah, tujuan mereka untuk mengkoneksikan diri ke segmen hiburan dan home device.

"Kita tidak bisa di 'ikut-ikutan' di dalam bisnis," kata Direktur Marketing HTC Jeffrey Gattis,seperti dikutip detikINET dari Cnet, Sabtu (10/1/2015).

Demi mewujudkan itu semua, HTC baru saja merekrut setidaknya 100 karyawan baru untuk memuluskan langkahnya dalam membuat produk yang sesuai dengan bisnis mereka.

"Kami sedang berusaha untuk meningkatkan HTC dari perusahaan smartphone besar menjadi sebuah perusahaan perangkat hebat," tandas Gattis.

(tyo/tyo)

00.08 | 0 komentar | Read More

Ini Alasan Maraknya Penambangan Ilegal di Indonesia

Bandung -Hasil pertemuan dengan para bos perusahaan tambang pelat merah diketahui maraknya kegiatan penambangan ilegal di dalam negeri. Kegiatan ini sulit diberantas lantaran pelakunya adalah masyarakat setempat di sekitar lokasi penambangan.

Direktur PT Timah Tbk (TINS) Sukirno mengatakan‎, lantaran penambangan liar dilakukan oleh masyarakat setempat, maka rentan menimbulkan masalah sosisal bila ditangani dengan cara yang salah.
‎
"‎Illegal mining jumlahnya banyak dan masif. Kalau diatasi secara fisik pasti akan menimbulkan permasalahan sosial, apalagi banyak masyarakat yang di situ," kata dia dalam diskusi yang digelar di Museum Geologi, Bandung, Sabtu (10/1/2015).

Untuk itu, kata dia, penanganan penambangan ilegal pun perlu upaya khusus. Langkah yang disarankannya adalah menindak para penadah atau yang biasa disebut para pengembang liar sebagai collector.

Para collector ini, kata dia, dianggap sebagai pihak yang berperan penting dalam melanggengkan kegiatan penambangan ilegal.

"Illegal mining pasti akan ada collector. Seperti timah misalnya kan enggak bisa dimakan, kalau emas enggak bisa juga kalau nambang sekarang langsung dijual. Si collector ini lah yang mengumpulkan barang-barang tambang ilegal tadi," kata dia.

Langkah penindakan, lanjut dia, cukup menjalankan secara tegas regulasi yang ada. Karena, menurut dia, sebenarnya perangkat aturan yang dimiliki Indonesia sudah memadai. Hanya saja pelaksanaannya dianggap tidak tegas.

"Pertama regulasi diperketat, supaya smelter tidak bisa menerima barang tambang yang tak jelas asal-usulnya. Sebenarnya ada permendag 44 ada satu persyaratan di samping kualitas, asal usul bijih timah harus jelas. Itu sudah baik tapi tinggal sistem yang harus diperbaiki," tegas dia.


(dna/ang)
00.07 | 0 komentar | Read More

Yahoo Indonesia

Written By Sepatu on Minggu, 04 Januari 2015 | 00.55


Siswa SD Khadijah dan keluarganya jadi penumpang AirAsia QZ 8501


MERDEKA.COM. Seorang siswa kelas V SD Khadijah, Wonokromo, Surabaya, Naura Kanita Rosada Suseno (11), bersama ayah, ibu, dan neneknya menjadi penumpang dari pesawat AirAsia QZ 8501. Pesawat itu hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura."Kami mencari informasi tentang Naura sekeluarga hingga ke bandara, lalu ke rumahnya di kawasan Aloha, Waru, Sidoarjo, dan Ketintang, Surabaya, namun kedua rumah itu kosong," kata Wakil Kepala SD Khadijah, Wonokromo, Surabaya, Mufidah, seperti dilansir dari Antara Minggu (28/12) malam. ...


00.55 | 0 komentar | Read More

Ponsel Lengkung LG akan Dibekali Prosesor 64 Bit

Jakarta - Ponsel lengkung LG, G Flex, memang punya desain unik. Namun sayang, ponsel itu tak terlalu booming di pasaran. Pun demikian, hal itu nyatanya tak membuat LG kapok untuk membuat penerus G Flex.

Ya, di tahun 2015, LG dikabarkan kembali akan berinovasi dengan ponsel melengkungnya. Penerus G Flex ini kemungkinan besar bakal diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2015 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada awal Januari ini.

Selain layar yang masih melengkung, generasi kedua dari G Flex bakal dibekali dengan prosesor 64 bit dan kemampuan tri-band carrier agreggation.

Tri-band carrier agreggation merupakan teknologi yang memungkinkan ponsel untuk mengagregasikan tiga rentang frekuensi dalam satu koneksi. Jadi ketika berada di suatu wilayah, ponsel tersebut akan mencari koneksi terbaik untuk jaringannya.

Bocoran lain menyebut G Flex 2 akan lebih baik dari pendahulunya dari segi fitur, desain serta layar lebih jernih. Sayang belum disebutkan lebih lanjut untuk detailnya.

LG Glex edisi pertama dirilis pada akhir tahun 2013, tak lama setelah Samsung meluncurkan ponsel lengkung lainnya, Galaxy Round.

Setelah sebatas bikin penasaran, sayang baik ponsel lengkung LG atau Samsung tak mendapat sambutan baik untuk urusan penjualan.

Banyak yang menganggap jika layar lengkung di televisi bakal memiliki perbedaan signifikan dengan layar datar, karena ukuran layarnya yang besar.

Namun tidak demikian dengan ponsel, lengkungan di lebar layar yang kecil membuatnya tak terlalu kentara dibandingkan ponsel lainnya.

Nah, hal inilah yang harus ditonjolkan LG atau vendor manapun yang mau menawarkan ponsel lengkung. Yakni sejauh mana layar lengkung itu berpengaruh signifikan terhadap penggunaan. (ash/ash)

00.08 | 0 komentar | Read More

Lebih Aman dan Banyak Insentif, Vietnam Dipilih oleh Investor Asing

Jakarta -Negara Vietnam kini mulai dilirik sebagai tempat yang paling aman dan nyaman bagi para investor berinvestasi. Pasalnya, di negara tersebut banyak insentif ditawarkan pemerintahnya yang tidak ditawarkan Indonesia.

"Pertama, di Vietnam insentif pemerintah cukup tinggi. Misalnya pemerintah memberikan tanah cuma-cuma kepada investor luasnya 3.000-5.000 meter persegi," ungkap Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang kepada detikFinance, Sabtu (3/01/2015).

Selain insentif, upah buruh di Vietnam tergolong murah. Rata-rata nilai upah buruh Vietnam per bulan US$ 113 atau lebih rendah ketimbang Indonesia US$ 226 per bulan.

"Upahnya juga cukup murah di Vietnam," sambungnya.

Tidak hanya itu, suasana atau iklim investasi di Vietnam dinilai lebih kondusif dibandingkan Indonesia. Sarman menyatakan, di Vietnam tidak pernah terjadi demostrasi dan mogok buruh yang justru marak terjadi di Indonesia.

"Kedua, di sana iklim investasi sangat konsudif terutama buruh dan gejolak buruh tidak ada. Di sana kepastian hukum jelas," katanya.

Ia menegaskan, itulah sebabnya mengapa banyak industri garmen dan tekstil asal Korea yang merelokasi investasi mereka dari Indonesia ke Vietnam. Selain Vietnam, negara Kamboja juga sudah mulai banyak dilirik calon investor sebagai tempat yang aman dan nyaman berinvestasi.

"Vietnam selalu bayangin kita. Investor yang merasa goyang di kita pasti pindah ke Vietnam. Kamboja juga pertumbuhan (investasi) cukup cepat," tandasnya.


(wij/rrd)
00.08 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By Sepatu on Minggu, 28 Desember 2014 | 00.59



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.59 | 0 komentar | Read More

Eminem Jadi Gay di The Interview, Netizen Heboh










00.55 | 0 komentar | Read More

Berkat Kim Dotcom, PlayStation Network & Xbox Live Online Kembali

Jakarta - Grup hacker Lizard Squad mengaku sudah berhenti menyerang PlayStation Network (PSN) ataupun Xbox Live, dan tak akan mengulangi lagi di waktu yang datang. Sudah kapok?

Ternyata Kim Schmitz, atau sering dipanggil Kim Dotcom, adalah penyebabnya. Pendiri situs file sharing Megaupload ini meminta grup tersebut tersebut untuk menghentikan serangannya terhadap Xbox Live.

Sebagai imbalan, seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Sabtu (27/12/2014), Kim memberikan voucher premium Mega gratis untuk seumur hidup bagi setiap anggota Lizard Squad. Permintaan ini dilakukan Kim melalui akun Twitter-nya, @KimDotcom.

Serangan terhadap kedua jejaring game milik Microsoft dan Sony itu memang sempat berhenti selama enam jam pasca kicauan Kim tersebut. Setelah itu, serangan DDoS itu berjalan kembali.

Namun pada Jumat (26/12/2014) siang, Lizard Squad mengaku telah menghentikan serangannya itu, sembari mengucap terima kasih kepada Mega.

Sehari sebelumnya, Lizard Squad mengatakan bahwa mereka ingin menyerang PSN dan Xbox Live hanya untuk bersenang-senang. Namun belakangan terungkap bahwa tujuan utama serangan tersebut adalah untuk memaksa Microsoft dan Sony meningkatkan keamanan jaringannya itu.

(asj/asj)

00.08 | 0 komentar | Read More

Sama Seperti Bank, Pertamina Sulit Buka Cabang di Luar Negeri

Jakarta -Di saat pengusaha SPBU asing, seperti Shell hingga Petronas, bisa bebas membuka cabang di tanah air, justru perlakuan berbeda diterima perusahaan migas nasional, PT Pertamina (Persero). Seperti nasib perbankan RI, Pertamina susah membuka SPBU di negeri negara tetangga.

"Sekarang itu Pertamina ada di Timor Leste. Pertamina mau buka pompa bensin di Malaysia nggak boleh," kata Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim saat diskusi di Waroeng Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/12/2014).

Wacana penghapusan BBM bersubsidi jenis Ron 88 dinilai bisa mempercepat proses liberalisasi sektor hilir migas di Indonesia. Akibatnya SPBU asing yang selama ini sepi penjualan bisa tumbuh pesat karena pemerintah menghapus penjualan premiun jenis Ron 88. SPBU asing dan nasional akan bersaing ketat karena sama-sama menjual BBM minimal dengan Ron 92.

Jika ke depan SPBU asing kembali semarak di tanah air pasca penghapusan premium Ron 88, ia mengusulkan tentang penerapan asas kesetaraan atau resiprokal. Artinya perusahaan migas nasional diberi peluang sama untuk ekspansi bisnis di negara tempat perusahaan migas asing berasal

"Harus ada asas resiprokal," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemberantasan Mafia Migas atau Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menjelaskan pemerintah sudah sewajarnya melindungi pengusaha atau perusahaan migas lokal di sektor hilir seperti SPBU.

Jika tidak dilindungi, maka RI akan bernasib seperti industri perbankan. Artinya perbankan asing merajalela di Indonesia namun perbankan RI dipersulit saat ekspandi di luar negeri.

"Asing mau datang. Itu kita harus punya saham di spbu-nya atau kita terapkan asas resiprokal," ujarnya.


(feb/ang)
00.07 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By Sepatu on Minggu, 21 Desember 2014 | 00.59



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.59 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger